Sabtu, 20 April 2013

seingatku

aku tak pernah mengerti
hujan selalu mengikis debu pada batu
mengoyak karang pada kerak
menyisakan riak pada kubangan

akupun tak pernah setia
pada sang fajar, senja ataupun sang malam
begitupun daun pada rantingnya
yang setegar apapun ia
tetap kering dan jatuh juga

aku pula
yang tak pernah bosan
dengan nyanyian angin
meliukkan rumput
menyapa sang embun
membiarkannya berkenalan dengan sang tanah yang mengering

seperti karang
angin
daun
ranting
pun embun


aku
tak pernah berusaha
memadamkan senja
meski tak tahu
pun tak setia.


sidoarjo,21042013

Rabu, 19 September 2012

PESAN untuk BUMI



Kala ingin tak disapa
Kala janji tak ditepati
Haruskah sabar
Ya pasti
Bukan senapan penyelesaiannya
Bukan meriam
Bukan bom
Bukan pula darah
Hanya tangisan
Darah
Korban
Mati yang kau sajikan
Menyesal?
Menyesal kau bilang
Saat itu telah terjadi
Saat arang dan abu tak ada bedanya
Memang
Hnay menyesal jawabnya
Dan kukirim surat untuk memecat mereka
Agar tidak mendua

               Puisi diatas merupakan salah satu bentuk keluh kesah saya, namun saya tidak tahu harus berkeluh kesah kepada siapa dan saya pun hanya menuliskannya di blog sederhana ini berharap semua orang akan membaca dan mengerti apa yang saya keluhkesahkan
                Peristiwa terbakarnya bumi ini terjadi dimana-mana, bak sebuah pertunjukkan sehingga manusia mau untuk melakukan lagi dan lagi, diberbagai penjuru dunia, Syiria, Korsel, korut, Libya, Iran, Afgahanistan. Vietnam dan sebagianya.alasannya sederahana ! egois dan mau menang sendiri dan tak mau memperdulikan yang lain. Mengaanggap diplomasi adalah cara tolo dan perang merupakan penyelesaiannya.
Saya hanya mengajak para pembaca untuk tidak menggunakan kekerasan dalam menyelesaikan masalah. Karena taka da yang benar-benar menagng dalam sebuah pertempuran, hany menjadi abu atau arang.

Senin, 16 April 2012

Selasa, 24 Mei 2011

EDISI KHUSUS

ROMAWI MASA KINI

SUGBK jaman Romawi



Mungkin anda tidak terlalu familiar dengan kata-kata Amphiateather. Tapi anda pasti tahu Colosseum di kota roma!. bangunan super megah di jamannya bak stadion gelora bung karno jaman romawi. Colossseum ini Mulai dibangun pada dinasti flavian oleh kaisar Vespasianus pada tahun 72 SM Dan resmi dibuka untuk umum pada masa pemerintahan anaknya, Titus pada tahun 80 M. Jadi bisa dihitung bila pembangunannya memakan waktu 155 tahun. Colosseum ini digunakan sebagai tempat adu kekuatan antara sesama manusia atau manusia dengan hewan. Pertunjukkan ini adalah hiburan yang paling popular do romawi saat itu. Selama pembukaanya, diadakan pertunjukkan selama 100 hari dengan menelan korban 5000 hewan dan 2000 gladiator. Closseum mampu menampung 50.000 pengunjung lewat ke 80 pintu masuknya. Colosseum tidak hanya menyajikan kemegahan tapi juga hasil karya pikr yang tinggi. Terbukti, teknologinya sudah mampu melindungi penontonnya dari panas dan hujan dengan layer yang disebut “Velarium” yang terpasang di atas loteng. Bandingkan dengan kebanyakan Stadion di negeri tercinta kita !

Tak hanya colosseum di roma, bangunan seperti itu bisa kita temukan di hampir setiap tempat jajahan romawi sebut saja Amphiteater El Djem. Terletak di kota Thysdrus, sebuah kota yang sangat penting di afrika utara setelah Carthage. Dibangu pada awal abad ketiga masehi, ia mampu menampung 35.000 penonton. sampai abad ke 17 struktur bagian dalamnya masih kokoh dan baik, hingga battu-batu arena tersebut diambil dan digunakan untuk membangun desa sekitar atau diangkut ke Masjid Agung Kairouan. Saking terkenalnya amphitheater ini pernah digunankan untuk syuting beberapa adegan film pemenang oscar, GLADIATOR.

Romawi juga memliki amphiteater di Prancis namanya Amphitheatre Nimes. Dibangun sejak abad 1 masehi, ia berkapasitas 24 ribu penonton. Amphiteater yang dibangun di kota Gaul ini sekarang digunakan sebagai tempat adu banteng tahunan sejak 1963. dan masih banyka amphiteater yang lain seperti Pompeii Spectacula, Arena Pula, Arena Verona, dll.

Julius Caesar ?




Dirumah anda pasti ada kalender masehi. Tapi di banyak buku menyebutkan bila tahun tersebut diciptakan oleh Julius Cesar. Padahal sebenarnya tahun tersebut sudah ada sebelum Ia memerintah. Namun dalam satu tahun hanya terdiri dari 10 bulan. Dan masing- masing nama tersebut memiliki keterkaitan dengan nama dewa bangsa romawi. Bulan maret marupakan bulan pertama karena bulan ini dianggap sebagai awal kehidupan setelah 3 bulan menjalani musim dingin
Kemudian kesepuluh bulan tersebut berkembang menjadi 12 bulan. dua bulan tambahan yakni Januarius dan Februarius, dan Januarius ditetapkan sebagai bulan pertama. Dan akhirnya sususnan bulan seperti yang kita ketahui sekarang.
Pada masa Julius Cesar berkuasa, terjadi kemelesetan selama 3 bulan. Setelah mendapat saran dari ahli perbintangan mesir ia kemudian membuat maklumat
Pertama, terjadi kelebihan 6jam setiap tahun karena bumi berputar selam 365,25 hari.
kedua setiap 4 tahun sekali adalh tahun kabisat, yakni kumpulan kelebiihan selam 6 jam tiap tahun
kelebihan 1 hari tersebut diberikan kepada bulan februari pada setiap tahun kabisat. Atas jasanya dalam menyempuranakan tahun tersebut maka bulan ke 5 yang semula Quintilis diubah menjadi Julio,
ketika Kaisar Augustus memerintah, ia mengambil 1 hari dari bulan februari dan memindahkannya ke sextilis. Karenanya sextilis berumur 31 hari. Untuk menghormatinya maka bulan keenam diganti namanya menjadi Augustus. Namun perbaikan pada tahun masehi belum sempurna. Pada tahun 1582 terjadi kemajuan musim semi setelah diselidiki akhirnya diketahui penyebabnya Karena itu Paus Gregious XIII pimpinan Gereja KAtolik di Roma mengeluarkan sebuah keputusan bulat :
Pertama tahun kabisxat adalah tahun yang habis dibagi 400
Kedua mengurangi 10 hari dalam bulan oktober tahun itu,jadi setelah tanggal 4 Oktober langsung ke tanggal 14 oktober pada tahun 1582 itu.
Ketiga menetapkan 1 Januari sebagai tahun baru
dan akhirnya tahun masehi sempurna dan dipakai diseluruh dunia hingga sekarang.



Gereja muslim



Tentu aneh apabila seorang muslim beribadah di gereja. Namun itulah Hagia Sophia. Bangunan yang terletak di kota konstatinopel ( ibukota romawi timur. Sekarang Istanbul ) merupakan hasil mahakarya arsitektur bangsa romawi. Bangunan ini dibangun pada abad ke 5. Ia menjadi gereja katedral terbesar didunia pada masanya. Setelah berfungsi sebagai gereja selama 916 tahun akhirnya beralih fungsi menjadi masjid ketika bangsa turki Ottoman pimpinan Sultan Muhammad II berhasil menakhlukan kostantinopel pada abad ke 15.
Setelah menjadi masjid arsitektur khas gereja tidak dihilangkan, Perpaduan ornamen gereja dan kaligrafi serta mimbar memberikan sentuhan unik tersendiri pada dekorasi interior Hagia Sophia. Dibeberapa temapat kita bisa melihat secara detail sisa-sisa gereja dan mosaik-mosai masjid. Dan gereja muslim ini kini berubah menjadi museum di bawah rezim Ataturk.

Jumat, 11 Maret 2011

Open Wered

Alhamdulillahhi rabbil 'alamin
dengan segala susah payah dan bermandikan keringat akhirnya blog kami bisa muncul juga
blog ini kami namakan moonSTAR karena creatornya suka sekali sama bulan dan bintang ( iih geje banget)
nantinya blog ini kami gunakan sebagai pembelajaran bagi kami sendiri dan juga kami para moonstar-moonstar yang haus akan posting-posting yang kami buat.
sekian dulu sekapur sirih dari sang "maker"
Wassalam

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review